Thursday, 17 June 2021

Review Film Belok Kanan Barcelona, Nonton Film Indonesia Favorit di VIU

 

film belok kanan barcelona - morgan oey - mikha tambayong


Review Film Belok Kanan Barcelona

Rating film : 9/10 bintang

Film tayang perdana di tahun 2018


Beli Langganan Viu Murah di Shopee

 

Sinopsis Film Belok Kanan Barcelona : 


Francis (Morgan Oey), Retno (Mikha Tambayong), Farah (Anggika Bolsterli) dan Ucup (Dea Mahenra) bersahabat di SMA. Francis mencintai Retno tapi Retno selalu menolaknya demi persahabatan.


Farah mencintai Francis juga, tapi dia pendam karena tahu bahwa hati Francis terpaut pada Retno. Ucup sebenarnya mencintai Farah, tapi selalu dia pendam karena tahu hati Farah terpaut pada Francis.


Francis yang kini menjadi pianis Indonesia pertama yang memenangkan Grammy Awards, tinggal di Amerika. Francis mengumumkan bahwa dia akan menikahi gadis Spanyol, Inez Millane Fernandez) dan mengundang ketiga sahabatnya ke Barcelona. Retno yang tinggal di Copenhagen, berjanji akan datang meski sedih.


Undangan Francis membuat Farah, tinggal di Vietnam, harus bergerak dan menyatakan cintanya pada Francis. Ucup, yang tinggal di CapeTown dan mengetahui niat Farah, berangkat untuk mencegah Farah. Di sisi lain, Francis bimbang antara menikahi Inez atau sekali lagi menyatakan cintanya pada Retno.

 

Review Film Belok Kanan Barcelona :

 

Francis, Retno, Farah, dan Ucup tinggal satu kompleks. Mereka bertetangga sekaligus juga sahabatan di SMA. Saat itu, Francis baru saja pindah ke kota itu. Ia menjadi sahabat baru bagi ketiga temannya. Saat melihat peta dengan pin di rumah Francis, ketiganya ingin juga menjelajahi dunia seperti Francis.

Awal perkenalan Francis dan Retno, mereka saling jatuh cinta karena rendang bikinan Retno sangat enak. Rendang itu mengingatkannya pada masakan mamanya yang sudah meninggal. Tak disangka, benih-benih cinta mulai muncul di antara keduanya. Namun, Retno sudah diultimatum oleh bapak dan ibunya agar tidak jatuh cinta dengan Francis.

Alasannya?

Tentu saja karena perbedaan agama yang akan memisahkan mereka. Francis termasuk anak yang baik, tapi itu bukan berarti membuat Francis harus memilih antara cinta dan agamanya.

 

“Emang kalo Retno pacaran sama Francis gimana, pak?”

“Nak, pacaran beda agama itu sulit. Sebaiknya jangan ya.”

“Iya, kalau putus. Kalau jadi serius bagaimana? Nanti kamu terpaksa memilih antara agama atau jodoh. Itu posisi yang berat. Iya kalau kamu yang terpaksa memilih. Kalau dia yang terpaksa memilih bagaimana? Apa kamu tega kalau dia harus memilih antara Tuhannya atau kamu?”

“Francis itu anak baik. Bapak suka. Tapi... saran bapak, jangan Nak.”

 

Kisah cinta keempatnya pun menjadi sangat rumit karena saling tumpang tindih satu sama lain. Francis cinta Retno. Retno menolak karena beda agama. Farah cinta Francis, tapi Francis jelas-jelas hanya cinta pada Retno, sahabatnya. Sedangkan Ucup sudah lama jatuh cinta dengan Farah, namun tak berani menyatakan cinta.

 

Baca juga : Rekomendasi 5 Film Remaja Indonesia yang Wajib Kamu Tonton 


Saat Francis mengatakan akan menikah dengan gadis Spanyol, ketiga sahabatnya diundang untuk datang. Namun, hanya Retno yang mengiyakan undangan itu. Retno berpikir itu terakhir kalinya ia akan bertemu dengan Francis dalam suasana yang lebih nyaman. Ternyata, di sisi lain Francis juga masih bimbang dengan perasaannya.


Sedangkan Farah yang tahu Retno akan bertemu dengan Francis jadi kalang kabut. Ia segera meluncur dari Vietnam ke Barcelona demi mengejar cinta masa SMA nya.

 

review film indonesia belok kanan barcelona - morgan oey

Di perjalanan, Farah bertemu dengan seorang gadis gipsy peramal yang meramal kisah cintanya. Ia bilang, akan datang cinta yang mencari Farah, meskipun perjalanan itu tak biasa ‘unusual way’. Farah hanya perlu membuka mata dan hatinya agar cinta itu benar-benar bisa diterimanya. Nasihat ini bikin Farah dilema, tapi juga excited.

 

Farah mengira cinta yang dimaksud oleh si peramal adalah cintanya pada Francis. Yeah... siapa bilang cinta SMA bisa hilang begitu saja? Nyatanya, cinta yang tak dinyatakan justru makin bikin penasaran. Seperti yang terjadi pada Farah yang jatuh cinta setengah mati pada Francis. Pun sama halnya dengan Ucup yang langsung meluncur dari Capetown ke Barcelona.

 

Awalnya Ucup harus ke negara lain, tapi pesawatnya malah kena crash landing dan dia beruntung bisa selamat. Tapi, dia terdampar di kota yang terjadi peperangan. Ia pun harus keluar dari sana, namun uangnya tak cukup. Terpaksa ia melewati banyak negara dengan uang seadanya demi mengejar cinta putih abu-abunya.

 

“This one! Please! I need to go to Barcelona. I beg you! Please, could you hold my bag?”

“You’re qualify.”

“I bowing down. Please. Can you see my pretty face when i’m crying?”

“Go, go.”

“Can I go?”

“Yeah, you can.”

 

Yang bikin ngakak pas Ucup beneran nyasar-nyasar di negara lain demi bisa ketemu Farah. Dia mengalami banyak kejadian yang bikin ngakak, tapi ya tetep kena sial. Wkwk. Misalnya : kena guyur air kotoran sisa cucian di Tangier, kejebak di tengah gurun pasir, harus dorong mobil di gurun, bahkan pernah dikira orang jepang.

 

Ucup juga sempet dikira teroris karena namanya berbau islam. Ia tertangkap imigrasi, sampai harus menginap di sana. Untungnya, dia dapet uang tutup mulut dari petugas imigrasi karena insiden salah tangkap. Wkwk. Kenapa untung? Soalnya duit dia udah habis buat kirim ke rumah. Lol. Bener-bener ngakak sih. xD

 

Yang bikin sebel itu pas Francis ketemuan berdua sama Retno, dia minta asistennya buat mengalihkan perhatian Inez. Francis pengin ketemuan dengan Retno biar dia bisa berdua aja dengan Retno.

 

Hmm... Gimana ya... dua-duanya belum bisa move on, tapi susah juga buat bilang bahwa nggak ada rasa. Apalagi dulu Retno selalu bilang bahwa dia nolak Francis karena nggak mau ganggu persahabatan mereka berempat. Tapi nyatanya lain...

 

“Gue mau lo tahu... Kalau dulu gue nolak lo tuh karena kita beda. Tapi sekarang keputusan lo buat nikah sama Inez itu udah keputusan yang paling tepat. Karena kalian berdua sama.”

“Kalau kita nggak beda, kira-kira kita sekarang kayak gimana ya?”

“Lo udah jadi suami gue. Trus kita punya dua anak, dua-duanya jago main musik. Kita main piano bareng, nyanyi-nyanyi bareng. Trus abis itu gue masakin lo rendang.”

“Apa cuma saat ini yang kita miliki?”

“Lo udah tahu semuanya kan? Gue balik ya.”

 

Film Belok Kanan Barcelona ini bikin ngakak juga sedih sekaligus. Gimana ya, pas liat perjuangan Ucup buat ketemu Farah itu bener-bener deh kayak banyak banget ujiannya.

 

Pantes si peramal bilang Farah bakal ketemu cinta dengan cara ‘unusual way’. Ya karena emang perjalanannya nggak biasa, alias aneh biaaangeeett! Hahaha. Mana ada ngejar cinta sampe kejebak di berbagai negara. xD

 

Selain itu juga perjuangan Francis buat meyakinkan Retno bahwa cintanya akan selalu ada seperti pertama kali dia menyatakan cinta.

 

Seneng deh pas liat ternyata film Belok Kanan Barcelona ini happy ending. Kukira bakalan nggantung gitu, tapi ternyata endingnya nggak ketebak gini.

 

Yaa... bener sih apa yang dibilang sama bapak Retno, milih cinta atau Tuhan itu bener-bener dilema yang sangat memusingkan. Tapi, ternyata Francis milih convert alias pindah agama demi cintanya. Ya, enggak salah juga sih, tapi mungkin udah kepentok cinta mati kali ya, jadi Francis milih pindah agama demi bisa nikah sama Retno.

 

“Gue sayang sama lo, tapi gue nggak mau lo pindah agama. Jangan buat gue, tapi buat diri lo sendiri.”

 

Yang paling sedih pas lihat Farah nangis-nangis mohon ke Francis buat nikah sama dia di La Rambla. Seriusan deh, dia bikin aku bengong. Asli nih... Farah se-desperate itu? O.o

 

Lebih bengong lagi pas liat scene mereka berempat ketemuan di La Rambla trus ngomong soal perasaan masing-masing. Ya ampun, mau ngomong jujur soal perasaan aja harus ke Barcelona dulu. Wkwk. Gimana kalo kamu sobat misqueen? Tentu saja can’t related! Ngejar cinta ampe Barcelona eh ujungnya tetep aja ditolak hyaaa~ xD

 

Banyak scene lawak di film ini, beneran bikin ngekek. Jadi menurutku film ini menghibur banget. Selain dikasih gambaran negara lain yang lebih beragam sebagai setting tempatnya, tapi juga dapet banget sih pesan soal ngejar cinta itu, jangan sampe mengorbankan agama. Ya, kalau kamu milih pindah agama ya harus karena emang udah milih sendiri, bukan karena mau nikah sama cewek yang disukai.

 

Film Belok Kanan Barcelona ini juga bikin aku jadi sadar bahwa punya sahabat yang sefrekuensi itu nyenengin, karena ngejar impian bisa bareng-bareng. Saling support satu sama lain juga. Pas scene berempat bilang pengin keliling dunia itu, bikin aku mikir sih, seneng banget punya temen yang nggak ngeremehin impianmu.

 

Mereka malah saling dukung dan janjian buat keliling dunia, bahkan malah tercapai juga trip honeymoon di Mesir dan trip keliling Eropa. Ya, kayak Ucup yang awalnya pesimis karena kematian ayahnya, tapi dia janji bakalan belajar buat lebih giat lagi karena dia mau ngejar impian yang sama. Asli deh, film ini complicated dan seru. Nonton film Belok Kanan Barcelona di aplikasi VIU deh. ;)

 

Kalau kamu gimana? Udah nonton film Belok Kanan Barcelona ini? Share dong komentarnya yaa~ ;)

 

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar. Terimakasih sudah berkunjung ya. Salam kenal. ^_^