[Review Film] Surga yang Tak Dirindukan 2 - Saat Isu Poligami Hadir Kembali

 

surga yang tak dirindukan 2 - raline shah reza rahadian laudya cynthia bella


Review Film Surga yang Tak Dirindukan 2 

Tayang perdana tahun 2017

Durasi film : 1 jam 58 menit 

Pemain film : Fedi Nuril, Laudya Cynthia Bella, Raline Shah, Reza Rahadian

Bisa ditonton di aplikasi VIU

Rating : 7/10 bintang

 
Sinopsis Film Surga yang Tak Dirindukan 2 :


Meirose (Raline Shah) datang kembali ke rumah Pras (Fedi Nuril) dan Arini (Laudya Cynthia Bella). Kedatangannya bermaksud untuk mengambil Akbar, putranya yang selama ini dirawat oeh pasangan suami istri tersebut. Namun kali ini Arini membujuk dan meminta Meirose untuk kembali kepada Pras.


Meirose pun dalam kebimbangan. Ia kini ragu dengan pilihan hidupnya antara menjalani masa depan yang ia sendiri tak tahu seperti apa jadinya, atau kembali pada Pras namun tak sampai hati merusak kebahagiaan Arini. Meirose makin bingung saat Pras, pria yang masih dicintainya muncul di depannya.


Mengapa Arini bersikeras membujuk Meirose untuk kembali kepada Pras? Apa yang dilakukan Pras, apakah ia akan menerima Meirose sedangkan ia masih ragu dengan kemampuannya sebagai manusia biasa untuk berlaku adil pada dua istri. Siapa pula sosok dokter Syarief (Reza Rahadian) yang tiba-tiba muncul di kehidupan mereka?

 

Review Film Surga yang Tak Dirindukan 2 :

 

Film Surga yang Tak Dirindukan 2 ini masih bertema sama tentang poligami antara Meirose, Arini dan Pras. Film ini tayang tahun 2017, dan mengambil lokasi syuting di Budapest Hungaria. Pemain filmnya masih dengan pemain yang sama yaitu Fedi Nuril yang pernah main Ayat-ayat Cinta, ada Laudya Cyinthia Bella yang memang sudah sering wara-wiri main film Indonesia sejak remaja, dan ada Raline Shah yang masih didaulat sebagai Meirose, pemeran antagonis di film SYTD 1.


review film surga yang tak dirindukan 2


 

Well ya, kalau udah pernah nonton film Surga yang Tak Dirindukan 1 kamu pasti tahu bahwa kebimbangan Pras lebih kepada kecondongannya untuk membantu perempuan yang lemah. Ya, Pras itu memang punya hati selembut kapas alias nggak tegaan. Wakakak. Jadi, pas awal film dibuka dengan adegan tabrakan yang melibatkan Pras.

 

Pras melihat mobil kecelakaan, persis di dekat mobilnya, seperti saat ia menolong Meirose dulu. Ingatannya kembali disadarkan bahwa bisa saja kejadian seperti sebelumnya akan terjadi, namun... ia lebih memilih kata hatinya untuk membantu korban tersebut. Untungnya... korban itu tak seperti Meirose. Korban itu segera ditolong dan dibawa ke rumah sakit.


Baca juga : Review Film Belok Kanan Barcelona - Nonton Film Indonesia Favorit di aplikasi VIU

 

Arini yang mendengar kabar Pras menolong perempuan yang mengalami kecelakaan pun cemas. Tapi dia nggak mau terlihat cemas, jadi dia biarkan Pras menyelesaikan urusan di rumah sakit.  Akhirnya, Pras terlambat ke bandara. Seharusnya ia mengantar kepergian Arini dan anaknya ke Hungaria, tapi dia terlambat karena insiden kecelakaan itu. Namun, akhirnya ia bertemu dengan istrinya karena bantuan ortu korban kecelakaan yang ternyata kepala polisi.

 

Well ya, pembuka film ini memang terlihat kayak kurang meyakinkan sih, bahkan seperti flashback aja, ngingetin kalau dulu kejadian antara Meirose, Arini dan Pras terjadi karena ketidaksengajaan yang berbuntut panjang. Itu mungkin alasan kenapa di film SYTD 2 ini adegan itu diulang lagi, ya biar pemirsa inget lagi kenapa Arini harus berurusan dengan Meirose.

 

Aku sampai pengin teriak, “Apa-apaan nih, masa ceritanya bakal muter di situ lagi. Masa Pras mau kenalan sama orang random lagi sih. Ajegile dah. Wkwk” Tapi ternyata enggak kok, itu cuma pembuka film aja. xD


Gambaran Perkembangan Islam di Budapest Hungaria, Eropa Lewat Film Surga yang Tak Dirindukan 2 :

 

Nah, di scene berikutnya udah berubah banget ya. Latar film berpindah ke Budapest, Hungaria. Di sini penonton akan disuguhkan kisah tentang Arini yang sudah sukses sebagai penulis internasional. Banyak orang yang menyukai karyanya yang diterjemahkan ke dalam bahasa negara itu. Jadi, kiprah Arini mulai terlihat sebagai sosok perempuan yang sangat cerdas, santun, religius, dan juga berprestasi.

 

Di Budapest, Hungaria Islam berkembang pesat, bahkan ada masjid untuk ibadah sholat di sana. Di Budapest inilah, Arini mendapatkan undangan untuk menghadiri sebuah event untuk mengenalkan islam secara mendalam.

 

Di masjid, tak sengaja Arini bertemu dengan Meirose. Hal ini membuat ia kembali bimbang, apakah ia akan membiarkan Meirose bertemu lagi dengan Pras atau tidak. Namun, Meirose yang dikenal Arini kini telah berubah. Meirose terlihat seperti seorang perempuan tangguh yang sabar dan mandiri. Tak membutuhkan sosok laki-laki lain untuk menemani hidupnya.

 

Tak disangka, sebuah kejadian mengejutkan muncul. Arini terjatuh dan diselamatkan oleh dokter Syarief. Dokter ini yang menangani Arini selama di Hungaria. Ia bilang, Arini sudah terkena kanker stadium 4. Namun, Arini menolak untuk ditangani oleh dokter. Hal ini membuat dokter Syarief menjadi tak bisa berkata apa-apa. Seharusnya, pasien kanker itu segera ditangani, baik dikemoterapi maupun minum obat-obatan. Namun, Arini justru tak mau keluarganya tahu.


Di saat itulah anaknya justru mendengar keinginan Arini untuk menyatukan kembali Pras dengan Meirose dan anak-anaknya. Di sisi lain, tanpa Arini sadari, Meirose justru sedang masa PDKT dengan dokter Syarief, lelaki yang sangat mencintai Meirose dan ingin menikah dengannya. Namun, Meirose tak ingin terburu-buru. Ia ingin memikirkan kembali lamaran Syarief.

 

Lalu, bagaimana akhir kisah cinta segitiga antara Meirose, Arini dan Pras?

 

Menurut Saya :

 

Film Surga yang Tak Dirindukan 2 ini memang kelanjutan dari film sebelumnya. Mengingat animo masyarakat yang sangat suka dengan film bertema oligami, jadi film ini dibuat seri keduanya. Ya, walaupun menurut saya lebih baik stop di seri satu aja udah deh. Hehe

 

Film Surga yang Tak dirindukan 2 ini bikin saya inget sesuatu. Bahkan, laki-laki bisa membagi cinta dengan banyak perempuan, meskipun porsinya jadi tak seimbang atau tak adil. Tapi, memang laki-laki bisa juga mudah jatuh cinta, apalagi jika disuguhi visual perempuan yang menawan. Ya, nggak dipungkiri alasan Pras suka Meirose selain karena melihat Mei yang rapuh juga karena dia cantik. Lol.


Kisah Cinta Poligami Arini, Meirose dan Pras yang Berujung Happy Ending di Film Surga yang Tak Dirindukan 2 :

 

Yang bikin gregetan pas nonton ya tentu aja sikap Pras yang sangat plin-plan dan lemah. Menurut saya film bertema poligami justru makin menyuburkan praktik poligami itu sendiri. Ya, meskipun atas persetujuan sang istri, tapi gimana ya... Pada kenyataannya poligami tak bisa semudah itu untuk bersikap adil.

 

Yang bikin lebih gregetan lagi ya endingnya, pas Mei ternyata tetap lebih memilih kembali ke Pras, karena statusnya memang belum cerai ya, hanya pisah saja. Saya pikir... duh, ada dokter ganteng gini kok ya ditolak. Malah milihnya mas-mas yang udah punya istri. Beneran dah kezel liatnya. Wkwk. Ya, walaupun pas Mei balik ke Pras, justru pas Arini udah meninggal. Tapi kan kesannya gimana gitu ya... Meskipun dengan embel-embel demi anak dan Pras memiliki sosok yang bisa menemani hidupnya.


Baca juga : Review Film Mekah I'm Coming  - Kisah Jamaah Tertipu Agen Travel Haji Abal-abal

 

Kalau Mei lebih milih hidup di Hungaria sih saya lebih setuju. Meskipun hidup di negara lain tantangannya lebih besar, apalagi kaum minoritas muslim. Tapi, kan Mei... ada dokter Syarief yang lebih mapan dan saling mendukung satu sama lain. Apalagi Mei sudah punya toko yang bisa diurusnya. Lha kalau nikah sama Pras, balik ke Indonesia, dong? Trus, tokonya siapa yang ngurus? Hadeeehh

 

Duh, nggak ngerti deh kenapa kesan mandiri  ala Meirose yang ditampilkan di scene sebelumnya justru jatuh sejatuh-jatuhnya pas adegan akhir. Jadi pengin ngomel... “Lhaaa, buat apa Meirose capek-capek ke Eropa kalau belum move on juga dari mas-mas super galau yang buat ngurus diri sendiri aja masih ga becus. Hadeeehh”

 

Asli sih, kalau nggak mau emosi mending jangan nonton film Surga yang Tak Dirindukan 2 ini. Wkwkwk. Asli, bikin emosi aja bawaannya. Padahal gambaran hidup Mei yang sudah mapan di Hungaria malah bikin aku mikir, harusnya Mei bisa dapat laki-laki yang lebih tangguh dan lebih lebih lainnya dibanding karakter Pras yang plin-plan dan lembek. Ya, tapi kan aku hanya penontoooonnn. Yaudahlah yaaaa. Jangan ribeeet. ;))


Pras yang Tak Tega, atau Meirose yang Masih Belum Move On?

 

Ku malah mikir Arini terlalu egois sih kalau meminta Pras buat balik lagi ke Mei hanya karena biar ada yang bisa ngurus Pras dan anaknya setelah dia meninggal. Ya ampun, hari gini masa nggak bisa ngurus diri sendiri. Lol

 

Tapi ya, seperti yang ditampilkan di film seri sebelumnya, sosok Arini memang lemah lembut dan sangat memikirkan keluarganya. Jadi, mungkin ini salah satu cara biar dia bisa tenang dan nggak kepikiran lagi dengan nasib keluarganya setelah kematiannya.

 

Apapun itu, saya merasa film Surga yang Tak Dirindukan 2 ini ya B aja sih. Kesannya yang didapat setelah menonton scene-scene di Hungaria malah bikin saya jadi mikir, apa Mei nggak pengin milih hidup mandiri aja daripada harus berurusan dengan laki-laki suami orang lagi? Heran dah! Tapi perihal cinta memang deritanya tiada akhir, apalagi derita yang dibikin sendiri. Wew. Bener-bener yaaa masalah poligami tuh, ribeeeett! :p

 

Kalau kamu gimana? Pernah nonton film Surga yang Tak Dirindukan 2 ini? Share dong kesannya di bawah ya. ;)

 

Komentar

  1. Karena animo masyarakat, filmnya jadi makin geregetan ya mbak, apalagi urusan per-move on-an hihi.
    Daku ndak nonton filmnya, terlebih karena temanya yang kurang gereget.

    BalasHapus
  2. Gregetan ya liat di pras yg plin plan.. Wkk kok bisa ya pras begitu Khan harusnya dia bisa menentukan sikap gentlemen ...
    Film ini seru banget .. Semoga ada lagi ya kelanjutan serial ke 3..

    BalasHapus
  3. Wkwkwk .. kok ikutan gemes saya, Ila .... yah ... itulah cintah yaa ... cinta itu buta, makanya ending-nya ngeselin hihi. Btw, yang 1 saja saya gak nonton Ila krn menghindari tema poligami tapi seindonesia ibu2 kayaknya suka ya tema ini ... heran juga.

    BalasHapus
  4. Terus terang kak. Kalau ditanya kesan ttg film ini. Aku tuh blm pernah nonton bahkan film pertamanya Krn isunya poligami. Makanya pas baca review dari kakak. Setidaknya aku jadi tahu wah film surga yg tak dirindukan ternyata cukup menarik. Dan aku sepakat. Kalau memang sudah bisa mandiri. Apalagi kualitas seperti Mei yg bujang pasti jg banyak yang mau ye kan. Kenapa harus suami orang

    BalasHapus
  5. Udah nonton juga nih aku. Buat aku karena Poligami ada dalam Islam ,its ok. Cuma karena nggak.ngalamin ya no komen ha ha ha

    BalasHapus
  6. Aku sampai baca tulisan ini dengan serius padahal udah nonton filmnya juga berkali-kali. Tentunya ikutan gemes sama si Arini sbg perempuan, kalo aku jadi dia gak akan mau berbagi

    BalasHapus
  7. Wkwk kok kita sama sih menurutku film ini stop aja di film pertamanya. Aku pribadi gak terlalu suka temanya, paling kezel tema poligami atau berurusan ma suami org wkwk, paling nonton krn suka setting luar negerinya aja. Tp yaaa selera org beda2 yaa, ada juga yang mengharapkan film ini lagi.

    BalasHapus
  8. Pas banget aku tuh penasaran sama alur cerita film ini akhirnya terjwab deh pas baca reviewnya intinya tentang cerita cinta yang bkin seneng dan menyakitkan ya ka

    BalasHapus
  9. Penontonnya sampek gemesh ya..
    Memang kadang cinta itu sulit ditebak, jatuhnya kepada siapa dan timingnya kapan. Tak cukup kesadaran penonton melihat adegan se-klise, kenapa memilih laki-laki begini ketimbang begitu, karena nyatanya di dunia nyata pun, kita selalu dihadapkan dengan pilihan yang sulit.

    Huuhuhuu..
    Jadi cukupkah kita mengenal diri sendiri sehingga membutuhkan pasangan seperti apa yang mau menerima diri ini dengan apa adanya...

    BalasHapus
  10. Perannya fedi nuril ga jauh2 dari sosok lelaki religius dan diperebutkan wanita.
    Sempet menanti2 tayangan SYTD2 ini, padahal sebelumnya mengira hanya berakhir di 1 season udh oke dan sesuai sama novel tp namanya pasar, melihat animo masyarakat di film pertama jd ada kelanjutannya

    BalasHapus
  11. Saya malah gak sreg film mengenai poligami, mbak. Bawaannya esmosi hahaha

    BalasHapus
  12. Yg pertama masih OK lah. Tapi yg part kedua ini kok Indosiar banget yaa. Bisa bisanya bikin film orang yg kebetulan banget bisa dua kali nolong orang kecelakaan mobil semuanya cewek, stir sendiri dan dibawa kerumah sakit yang sama pula. Aku kira cuma indosiar yg bisa. Ternyata bung hanung jg bisa buat film yg model gini...

    Alur cerita 4/10
    Cinematography 8/10

    BalasHapus

Posting Komentar

Silahkan berkomentar. Terimakasih sudah berkunjung ya. Salam kenal. ^_^

Postingan Populer