Sunday, 17 October 2021

The Power of Social Media : Peluang Dapat Cuan dan Gabung Komunitas Keren lewat Social Media

 

Media social


Social media mengubah hidupku, itu yang aku rasakan selama beberapa tahun terakhir sejak sering aktif posting konten di social media. 


Perubahan yang kurasakan sangat signifikan. Selain bisa mendapatkan uang, aku juga bisa menjalin pertemanan dengan orang dari berbagai belahan dunia, bahkan aku bisa tetap menghubungi adikku di Jepang lewat social media. 


Saat pandemi melanda Indonesia hingga 1,5 th lebih pun, aku merasakan dampak social media yang sangat besar bagi hidupku.



Sambat di Twitter agar Tetap Waras selama Pandemi



Social media seperti twitter membantuku untuk tetap waras karena aku bisa bebas sambat sepuasnya. 


Di masa awal pandemi, aku kesulitan untuk memvalidasi emosiku. Kadang rasanya sedih, tertekan, marah, gelisah di malam hari karena keadaan yang serba tak pasti. Inilah efek pandemi yang sangat lama aku rasakan. 


Kegelisahan akibat tidak ada kepastian kapan pandemi akan selesai membuatku mudah overthinking. Tapi aku berpikir bahwa aku nggak bisa gini terus. Jadi akhirnya aku beranikan diri untuk menulis curahan hati apapun yang aku rasakan di twitter. Hal ini membuat perasaanku jauh lebih lega. 


Aku memang sedikit khawatir jika aku menulis di blog, maka jejak sambatku akan jauh lebih lama menetap. Namun di twitter, sambatanku hanya terlihat sebentar dan akan tenggelam dengan twit lainnya. 



Beragam Berita Tampil di Social Media Tanpa Filter



Banyak yang aku rasakan manfaat dari social media selama pandemi seperti : mendapatkan kabar teman yang dirawat di rumah sakit, karantina di rumah, maupun sakit hingga meninggal. 


Beberapa teman bloggerku meninggal saat pandemi melanda, baik yang aku kenal secara langsung di dunia nyata, maupun yang kukenal secara online. Ini membuatku sedih sekaligus tergugu. Di masa pandemi, aku hanya bisa mengirim doa tanpa pernah bisa menziarahinya karena aturan PPKM.


Aku juga mendapatkan penawaran kerjasama konten social media untuk membantu menyebarkan info seputar buku yang akan tayang. 


Penawaran ini aku dapatkan dari teman sesama blogger buku yang sejak beberapa tahun terakhir sudah menjadi sahabat bloggerku. 


Mba Thessa menjadi salah satu penulis yang mempercayakan naskah bukunya untuk aku review di blog bukuku yaitu Resensi Kiky. 




Aku bersyukur karena dengan membuat konten ini pula aku jadi lebih sibuk dan berkenalan dengan teman lainnya. 


Selain itu, konten blog tour dan ig tour buku itu juga berpeluang untuk dibaca oleh orang lain yang barangkali penasaran dengan bukunya. Jadi aku secara langsung membantu promosi buku terbarunya. 


Waspadai Social Media yang Memuat Konten Berita Toxic


Sejujurnya, yang paling aku rasakan dari dampak pandemi ini adalah rasa lelah yang sangat. Itu yang membuatku menghabiskan banyak waktu di social media. 


Bahkan aku melihat di analitik ig ku, aku menghabiskan waktu lebih dari 3 jam dalam sehari untuk membuka instagram. Ya, ini memang tidak sehat ya. Tapi aku jadi sadar bahwa social media secara langsung telah membawa banyak pengaruh untuk hidupku. Karena setiap hari aku mengonsumsi informasi yang disajikan di social media seperti instagram, facebook, dan twitter.




Sejak itulah aku mulai memfilter berita yang aku baca di social media. Meskipun tidak sepenuhnya berhasil mengurangi paparan informasi yang menyesatkan, baik hoax kesehatan, tubir di twitter, maupun gosip terkini, tapi aku bersyukur sekarang sudah jarang sambat dibanding sebelumnya. 


Bukan berarti aku alergi sambat ya, tapi aku juga harus mengurangi paparan informasi yang tidak baik untuk kesehatan fisik dan pikiranku. Jadi aku pun kini mulai mengurangi hal tersebut.


Banjir Hadiah di Masa Pandemi lewat Social Media


Saat awal pandemi, aku pernah iseng mengikuti kuis dan giveaway yang diadakan beberapa akun social media brand dan komunitas baik di twitter maupun instagram. 




Tahu nggak, ternyata aku beruntung menjadi salah satu pemenang kuis tersebut. Berita kemenangan itu aku dapatkan di DM akunku. 


Aku pun terkaget karena mendapat hadiah yang aku idam-idamkan. 


Hadiah itu antara lain : buku Jalan Panjang untuk Pulang karya Agustinus Wibowo, buku Aroma Karsa, parfum terbaru Vitalis, voucher belanja buku di Big Bad Wolf, saldo e-wallet, buku dari seorang sahabat blogger, pouch, satu set makeup dan skincare wardah, bahkan satu set alat seni dari Ganara Art, dll. 



Wow! Ternyata, social media ada manfaatnya juga ya? Hehe


Social Media Jadi Jalan Rezeki


Ya, salah satu yang membuatku bersyukur adalah karena aku juga mendapatkan uang karena mengerjakan project social media baik secara personal maupun secara kelompok. 


Selain itu, alhamdulillah, aku juga tergabung dalam komunitas bentukan Kedubes Korea Selatan lewat program SAHABAT KOREA 2020 & 2021. 


Jadi selama 2 tahun ini aku telah menyebarkan informasi tentang kebudayaan, wisata, film, drama, maupun kuliner Korea Selatan lewat social mediaku di instagram. 




Hal ini membuatku senang karena aku berkumpul dengan teman-teman dengan hobi dan minat yang sama. Jadi aku merasa ikut bertumbuh bersama mereka. 


Nah, selain the power of social media memang sangat banyak ya. Baik efek yang negatif maupun positif. Tinggal kita yang memilih apakah akan tetap mengambil nilai positif atau malah mengonsumsi hal-hal negatif tersebut. 


Oh iya, jika selama ini kamu ingin membaca berita online, kamu bisa membaca Indozone yang merupakan portal berita yang menampilkan banyak berita baik yang trending dan viral, maupun berita penting lainnya. 


Jadi, mulai sekarang, silahkan pilih dan nikmati konten di internet dan social media dengan bijak ya. Yang terpenting, saring sebelum sharing ya! 


See you next post!

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar. Terimakasih sudah berkunjung ya. Salam kenal. ^_^