Tuesday, 7 January 2020

6 Cara Menaikkan Omset Penjualan Buku



6 Cara Menaikkan Omset Penjualan Buku :

Dunia digital saat ini sangat berkembang pesat. Kini orang dapat menjual apa saja via online. Nah, apa saja sih cara menaikkan omset penjualan buku yang cepat dan mudah? Kamu bisa membacanya di sini ya!






1. Membagikan teaser buku  sebelum terbit

Kamu bisa membagikan teaser buku sebelum terbit di social mediamu baik twitter, fb maupun instagram. Misalnya dengan membagikan cover buku, lalu minta pembaca untuk memilih cover terbaik. Cover terpilih akan digunakan untuk cover buku tersebut. Dengan melibatkan pembaca dalam pemilihan cover buku maka engagement penulis dengan pembaca akan meningkat. Atau bisa juga kamu membuat teaser dalam bentuk short movie untuk mempromosikan buku tersebut.


2. Membuat Giveaway Buku

Bagikan buku yang kamu tulis dengan membuat giveaway buku. Buat syarat agar peserta giveaway mengikuti (follow) social mediamu. Kamu juga bisa bekerjasama dengan penulis lain atau reviewer untuk membuat giveaway buku tersebut di social media. Jadi social mediamu aktif untuk mempromosikan buku tersebut. Selain itu juga kamu bisa membuat kuis dengan sistem pemilihan pemenang secara acak agar peserta yang ikut kuis lebih banyak lagi. Misalnya buat kuis di twitter dengan kerjasama bareng buzzer/influencer ataupun akun kuis @pejuangkuis dll. Fyi, kalau kamu bikin kuis di twitter  bakalan bisa tembus sampai ribuan peserta loh kalau cuma syaratnya retweet, like dan reply saja.




3. Membuka Open Order Buku Baru di Toko Online

Open order buku yang terbit perdana di toko online juga bisa dilakukan. Untuk menaikkan penjualan buku, kamu bisa membatasi penjualan buku secara eksklusif. Misal : open order novel Tere Liye di gramedia.com, dalam waktu 7 hari dengan maksimal  open order adalah 1000 eks. Fasilitasnya bisa kamu tambahkan antara lain : tanda tangan penulis, quotes penulis, kata-kata pemintaan khusus ataupun tambahan merchandise untuk penjualan buku dengan sistem bundling. Dengan begitu, pembeli juga merasa produk tersebut layak untuk dibeli di awal penjualan. Kamu juga bisa menjualnya saar ada event Harbolnas lho. Biar makin banyak yang beli. 

4. Buku Direview oleh Youtuber Buku

Yaps ada kok youtuber yang suka ngereview buku baru yang dia baca. Apalagi di era digital sekarang, orang kadang malas baca buku, kan? Mereka lebih suka mantengin video di youtube daripada baca buku. Nah, di youtube bisa tuh dibikin review bukunya yang bikin orang jadi penasaran pengin tahu isi buku selengkapnya kayak gimana. Jadi orang bakalan penasaran dan nyari deh buku tersebut di toko buku maupun toko online.

5. Bikin Kopdar dengan Pembaca Buku

Bikin deh kopdar dengan pembaca buku baik dalam bentuk talkshow, seminar, bedah buku, ataupun yang lainnya. Jadi interaksi dengan pembaca nggak hanya sekadar lewat tulisan, tapi juga lewat dunia nyata. Mereka bisa melihat penulis secara nyata sehingga dapat mendengar proses kreatif penulis saat menghasilkan karya. Dari sharing tersebut, penulis akan lebih dikenal oleh pembaca dan penjualan buku akan meningkat.

6. Membuat Film dari Buku yang Ditulis

Jika kamu ingin penjualan bukumu meningkat, kamu bisa membuat film dari buku yang kamu tulis. Misalnya kamu tawarkan deh ke production house (PH) yang sedang mencari naskah potensial untuk film. Dari situ penjualan buku akan meningkat ketika film tersebut tayang di bioskop. Sebut saja film Rembulan Tenggelam di Wajahmu yang membuat saya ingat lagi dengan novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu karya Tere Liye tersebut. Padahal novel itu sudah lama sekali lho. Jadi, bagi pembaca baru yang penasaran dengan isi novelnya, mereka akan mencarinya lagi di toko buku. Kesempatan inilah yang bisa digunakan oleh penerbit untuk mencetak ulang novel lama agar laris kembali.

Nah... sudah baca tips menaikkan omset penjualan buku? Asyik banget, kan? Kamu berminat mencobanya? ;)


No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar. Terimakasih sudah berkunjung ya. Salam kenal. ^_^